Kandidat Doktor Unissula Kaji Pentingnya Pengawasan Notaris

Kandidat Doktor Unissula Kaji Pentingnya Pengawasan Notaris

Pengawasan dan pembinaan butuhkan notaris agar tugas mereka selalu sesuai dengan kaidah hukum yang mendasari kewenanganya dan dapat terhindar dari penyalahgunaan kewenangan atau kepercayaan yang diberikan. Demikian ungkap Ngadino SH SpN MH pada ujian kualifikasi di Program Doktor Ilmu Hukum Unissula dengan judul  rekonstruksi model pengawasan notaris berbasis hukum progresif baru baru ini.

Pengawasan tersebut semakin diperlukan mengingat semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap profesi notaris dalam melegalisasi berbagai perjanjian perjanjian penting. Sehingga notaris harus mampu memberikan pelayanan yang baik atau profesional. Karena ketika notaris tidak mampu memberikan pelayanan frofesional maka akan terdapat banyak pihak yang dirugikan sebagai akibat hukum dari kesalahaan atau kelalaiannya tersebut.

Notaris juga harus mampu untuk memberikan informasi yang jelas bagi masyarakat, agar notaris dapat menghindarkan klaim atas informasi yang menyesatkan (misrepresentation) dari awal berkontrak yang merupakan kewajiban dan tanggung jawab Notaris supaya jangan terjadi mislei’ding. Notaris bertanggung jawab memastikan info yang didapat satu pihak bukan merupakan sesuatu deskripsi yang misrepresentation supaya jangan terjadi kontrak dalam perjanjian yang mislei’ding (menyesatkan).

Sehingga menjadi tugas pokok pengawasan adalah agar segala hak dan kewenangan maupun kewajiban yang diberikan kepada notaris dalam menjalankan tugasnya sebagaimana yang diberikan oleh peraturan dasar yang bersangkutan, senantiasa dilakukan diatas jalur yang telah ditentukan bukan saja jalur hukum tetapi juga atas dasar moral dan etika profesi demi terjaminya perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi masyarakat. Dengan demikian, perlu adanya mekanisme pengawasan yang terus menerus terhadap notaris di dalam menjalankan tugas dan jabatannya, baik yang bersifat preventif dan kuratif.

Jika ancaman bahaya ketimpangan tersebut tidak segera diatasi maka dikawatirkan akan membuat ketidak seimbangan bekerjanya hukum dalam masyarakat, dan berdampak pada penyimpangan tugas dan fungsi notaris sebagai pelayanan publik.

Ketimpangan tersebut dapat menimbulkan masalah keadilan bagi korban dan kepastian hukum bagi para pihak yang membutuhkan jasa pelayanan di bidang kenotariatan, sehingga terjadi berbagai akibat negatif (multy flyer effect) di antaranya terjadinya kesenjangan sosial, pemiskinan dan ketidakadilan, sengketa dan konflik di bidang hukum perdata dll.

Gambar : Ngadino (kedua) kedua dari kanan berfoto bersama tim penguji dari Program Doktor Ilmu Hukum Unissula

 

 

 

 
You must have the Adobe Flash Player installed to view this player.